Senja Bersamaku
Bola mataku menetap senja
Cahaya mulai meredup tanpa suara
Aku masih duduk seakan penuh tanya
Waktu terhenti di kaki langit yang muram
Dengan tatapan tajam ke arah langit hitam
Senja segera memancarakan warna jingga nya
Agar langitku bercampur padu pada warna nya
Senja yang sedang tertidur lelap
Seketika singgah di pelupuk mata
Pada waktu itu kita pernah berbagi senja
Berbagi sepi dan makna yang tersirat dari mata
Mentari pergi tanpa permisi
Meninggalkan luka yang tertancap dalam diri
Apakah ini yang dinamakan luka dalam diri?
Ia terus menyakiti hingga remuk hati
Terkadang aku berharap kau kembali datang
Menikmati senja bersama denganku
Tetapi itu hanya ada dalam khayalku
Sebab kau telah pergi tanpa jejakku
Woww
ReplyDeleteGreat broth cu
ReplyDeleteThanks sister cu
Delete